Cashwagon, Pinjaman Online OJK Yang Memiliki Kelebihan Yang Harus Kamu Tahu

Wah, kamu tahu nggak sih, ada platform penyedia kredit online yang super kece namanya Cashwagon? Mereka ngasi layanan pinjem duit yang super gampang dan cepet tanpa ribet. Jadi kamu bisa dapet duit tunai tanpa jaminan hingga Rp5.000.000 dengan cicilan 180 hari, dan dana bakal keluar hari yang sama. Gila yah, super praktis banget kan?

Cashwagon emang terkenal banget di Indonesia sama orang-orang karena bikin layanan keuangan yang inovatif buat ngejawab kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia. Kamu tahu nggak, proses pinjem duit di Cashwagon bisa dilakukan online aja, tanpa repot-repot ngurusin dokumen dan prosedur persetujuan yang ribet, serta tanpa kewajiban jaminan. Jadi, Cashwagon emang pengen bikin angin segar di pasar keuangan Indonesia sama ngasi nilai lebih buat masyarakat Indonesia.

Menurut situs resminya, sekarang udah ada 378.081 orang yang pinjem duit di Cashwagon sama udah terkumpul Rp1,3 triliun. PT. Kas Wagon Indonesia yang punya layanan pinjem duit online bernama Cashwagon itu merupakan perusahaan finansial teknologi yang terdaftar dan diawasi sama Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia dengan nomor registrasi S-5475/NB.111/2017. Jadi, kamu bisa yakin kalau layanan Cashwagon emang bener-bener aman dan terpercaya deh.

Cara mendapatkan pinjaman di Cashwagon

Cashwagon emang dikhususkan buat pinjem duit buat kebutuhan pribadi, jadi persyaratannya emang lebih simpel. Plafon pinjaman cuma sekitar Rp500 ribu sampai Rp500 juta per orang aja untuk satu kali pinjaman. Cukup bawa KTP sama satu dokumen tambahan, kayak NPWP, SIM, atau paspor aja. Tapi, kita harus hati-hati sama persyaratan lain, kayak akses data pribadi dan denda keterlambatan pembayaran yang bisa sampe Rp600 ribu kalau lebih dari 30 hari untuk pinjaman Rp500 ribu.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Aplikasi Pinjol Terbaik & Tepercaya, Sudah Terdaftar OJK

Ini tahap-tahapnya pinjem duit di Cashwagon:

  1. Download aplikasi Cashwagon di Playstore, trus cek penawaran bunga nol persen. Pilihan plafon pinjaman sama tenornya udah ada.
  2. Pilih jumlah sama tenor pinjaman. Walau di situsnya udah nulis Rp500 juta, sampai Juni 2019 Cashwagon cuma ngasi plafon pinjaman maksimal Rp2 juta buat peminjam baru. Tenor pinjaman sampe 30 hari aja sih karena belum ada info minimum tenor.
  3. Setelah pilih, klik Ajukan Sekarang.
  4. Isi data pribadi sama nyerahin dokumen. Di tahap ini, kita harus setuju sama akses data pribadi kayak lokasi perangkat, merekam video, sama foto lewat ponsel calon peminjam. FYI, akses ini udah disetujui sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  5. Upload foto KTP yang harus sesuai panduan, swafoto diri sendiri pake kamera ponsel, serta nyerahin (pilih salah satu) NPWP, SIM, atau paspor.
  6. Lanjutin prosesnya sama Cashwagon bakal ngasi jalur cepet sama bayar biaya administrasi Rp250 ribu.
  7. Setelah milih menerima atau nggak jalur khusus, tunggu keputusan dari Cashwagon sama investor dalam waktu nggak lebih dari 24 jam.
  8. Kalau disetujui, dapet notifikasi kalau pinjaman online nggak langsung dicairin karena ada proses verifikasi, yaitu telepon.
  9. Setelah selesai proses ini, dana bakal ditransfer ke rekening kita dalam waktu sekitar 20 menit.

Ketika pinjaman kita udah dicairin, kita bisa liat dashboard di aplikasi yang ngasi info pinjaman sekarang sama periode jatuh tempo yang dihitung mundur. Ada dua cara bayar di Cashwagon, yaitu langsung lunasin sebelum jatuh tempo atau tunggu sampe jatuh tempo. Tapi, ngebayar pinjaman sebelum jatuh tempo nggak ada dampaknya sama sekali, apalagi kalau kita udah telat bayar. Pasti ada denda keterlambatan.

Baca Juga :  Akulaku, Pinjaman Online Mudah, Flexible, Hingga Tenor Panjang

Cashwagon emang kayak perusahaan p2p lending pada umumnya, sama ngasi beberapa keuntungan. Salah satunya pinjaman dengan bunga nol persen buat pertama kali. Tapi, bunga pinjaman bakal naik ketika kita pinjem lagi. Tapi, plafon pinjaman bakal lebih tinggi. Buat investor, pasti seneng banget karena bunganya sampe 25 persen. Wow!

Nah, ini keuntungan yang bisa didapetin buat peminjam atau investor di Cashwagon:

Peminjam bisa ajukan pinjaman via laptop, komputer, atau smartphone. Ngeisi data di aplikasi juga gampang. Cashwagon juga cepat ngasi jawaban sama info. Proses pencairan pinjaman juga cepat, cuma 20 menit setelah pengajuan disetujui. Cashwagon juga transparan ngasi info biaya pinjaman, bunga, sama jadwal pelunasan. Syarat ajukan cuma KTP sama NPWP atau dokumen resmi lain. Proses persetujuan cuma sehari. Tanpa agunan atau jaminan. Tenor pinjaman bisa dipilih dari 10 hari sampe 36 bulan.

Buat investor, ini keuntungannya:

Dapetin pendapatan tambahan, bisa jadi passive income. Bisa liat penghasilan bunga secara online. Pendapatan langsung ditransfer sama peminjam. Minimal investasi cuma 500 ribu. Gampang, karena nggak ada risiko kayak investasi saham atau produk investasi lain.

Risiko yang harus dihadapi

Risiko yang harus dihadapi ketika mengajukan pinjaman melalui p2p lending, seperti di Cashwagon, adalah bunga yang tinggi. Dalam kasus Cashwagon, bunga tinggi bisa mencapai Member Fee yang tinggi jika pinjaman yang diambil adalah pinjaman kali kedua. Selain itu, plafon pinjaman yang ditetapkan oleh p2p lending pada umumnya hanya sekitar Rp200 juta, meski OJK telah menetapkan plafon hingga Rp2 miliar.

Data pribadi yang diisikan saat mengajukan pinjaman juga bisa diakses oleh siapapun karena diwajibkan memberikan akses bagi platform. Penagih juga bisa datang jika peminjam telat bayar atau menunggak, dan dalam beberapa kasus, penagihnya cukup galak dan kasar. Selain itu, biaya penagihan juga dibebankan kepada peminjam jika terlambat atau menunggak dalam pembayaran.

Baca Juga :  Kredivo, Cara Mengajukan Pinjaman Uang Beserta Syarat dan Ketentuan

Inovasi Cashwagon manfaatkan kecerdasan buatan untuk cegah penipuan

Cashwagon memanfaatkan kecerdasan buatan alias AI (Artificial Intelligent), Machine Learning, dan Big Data yang mampu mendeteksi skema kejahatan penipuan dan menemukan aplikasi mencurigakan yang dilakukan sindikat untuk menipu. Cara kerjanya, Cashwagon akan melacak jejak digital sehingga mengetahui pola penjahat dan menetapkan identitas pelaku penipuan dan lokasi mereka untuk kemudian diserahkan kepada pihak berwenang.

Kebijakan anti penipuan internal Cashwagon sepenuhnya dilakukan untuk mematuhi persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Cashwagon sendiri ingin memastikan agar kejahatan dunia maya tidak lagi terjadi untuk memastikan keamanan pengembangan industri fintech di Indonesia. Jadi, kalau kamu butuh dana dadakan atau ingin menjadi pendana di Cashwagon, langsung saja kunjungi situs resmi Cashwagon untuk mengetahui informasi detailnya.