Tips Menentukan Control Panel Web Hosting dan Rekomendasinya

Ketika mempunyai sebuah website bisnis online, wajib untuk menentukan control panel web hostingsesuai dengan keperluan. Sebab, setiap orang pasti mempunyai keperluan berbeda terkait dengan hal tersebut.

Sebelumnya, control panel sendiri ialah aplikasi yang mempunyai sejumlah fasilitas untuk mengelola fungsi pada server. Misalnya saja menambahkan atau mengubah domain, DNS, mail server, database dan lain sebagainya.

Aplikasi ini juga terbagi ke dalam dua jenis. Yakni versi berbayar dan tanpa bayar atau gratis. Apapun pilihan Anda nanti, pastikan untuk menyesuaikannya dengan keperluan, bukan sekedar mengejar harga murah.

Tips Memilih Control Panel Web Hosting

Sebelum memilih sebuah control panel, terdapat sejumlah persiapan perlu dilakukan. Sehingga nantinya tidak asal dalam memilih produk. Berikut ini sejumlah tips yang cukup membantu.

  1. Sesuai dengan Tipe Website

Tips paling awal dalam menentukan control panel web hostingialah menyesuaikan dengan tipe website. Pastikan spesifikasinya sudah cocok dengan website milik Anda. Sehingga nantinya website akan terkenal, cepat diakses sehingga terasa nyaman.

  1. Fitur SSH

Berikutnya perhatikan mengenai ketersediaan fitur SSH dan Memchaced. Keduanya merupakan fitur yang wajib ada. Jadi, perlu mengalokasikan dana untuk bisa mendapatkan fitur terkait.

  1. Resource

Tips berikutnya ialah memikirkan mengenai resource yang tersedia dalam control panel web hosting. Agar tidak mengalami penyesalan di kemudian hari, pastikan untuk mempertimbangkan segala komponen atau fitur di dalamnya.

  1. Keterangan

Selanjutnya pastikan untuk mendapatkan produk yang disertai keterangan lengkap. Terkadang banyak pihak tidak menyertakan informasi lengkap mengenai sebuah control panel. Sehingga banyak orang mengambil langkah salah dengan membeli secara asal.

Sebenarnya control panel web hostingtidak hanya dapat digunakan sebagai untuk keperluan bisnis saja. Anda juga bisa mengaplikasikannya pada website pribadi. Misalnya saja hanya untuk menampung tulisan hasil karya.

Di samping itu, banyak pihak menjadikan web sebagai ladang iklan dan Ads.  Sehingga nantinya akan memperoleh sejumlah gaji dari kegiatan terkait. Kemudian ada pula yang memakainya untuk membangun portofolio.

Tahukah Anda apa yang paling menyebalkan dari sebuah website? Yakni server website yang kerap menyebabkan jaringan erorr. Sehingga terkadang kesulitan untuk mengakses website.  Apa saja tujuannya, tetap penting untuk memperhatikan control panel.

Deretan Control Panel Web Hosting Berbayar

Di atas telah disentil bahwa tersedia versi berbayar (enterprise) dan gratis (opensource). Keduanya sama-sama mempunyai sejumlah fitur menarik. Mari membahas rekomendasi versi berbayar terlebih dahulu.

  1. WHM/cPanel

Rekomendasi paling awal dari control panel web hostingialah cPanel yang mendapat cukup tempat di masyarakat. Aplikasi ini mampu membantu para pengguna untuk mengatur segala fasilitas dalam web hosting.

cPanel ini bekerja dalam Linux. Mempunyai tampilan grafis yang memudahkan dalam melakukan pengelolaan secara cepat dan mudah. Anda bisa melakukan pengaturan penuh terhadap situs dan administrasi dalam web browser standard.

Anda juga dapat mengelola database, mengatur akun email dan beragam file. Segala fitur di dalam aplikasi sangat berguna. Belum ada kekurangan besar yang dimiliki sehingga cukup direkomendasikan.

  1. Plesk

Rekomendasi control panel web hostingberikutnya ialah Plesk yang tidak kalah populer dengan cPanel. Plesk telah dipakai oleh sejumlah perusahaan. Plesk mendukung OS server Windows dan Linux.

Meskipun populer, namun Plesk masih mempunyai kekurangan yang cukup mengganggu. Misalnya saja grafik antarmuka tidak ramah untuk pengguna baru. Kemudian juga optimasi yang tidak mudah bagi pengguna baru.

  1. Spanel

Spanel merupakan produk besutan masyarakat Indonesia. Sebenarnya Indonesia mempunyai banyak sekali produk berkualitas. Akan tetapi, masih banyak masyarakat lebih mengunggulkan produk dari luar negeri.

Spanel dapat dipakai untuk server internal maupun publik. Jadi sebenarnya fiturnya juga tidak kalah dengan beragam aplikasi dari luar negeri. Anda dapat mencobanya sebagai bentuk kecintaan terhadap produk dalam negeri.

Deretan Control Panel Web Hosting Gratis

Sepertinya tidak ada masyarakat Indonesia yang benci versi gratis. Apabila fiturnya sudah mencukupi, maka pasti akan lebih memilih versi gratis. Apabila Anda juga hendak menghemat keuangan menggunakan cara ini, simak aja rekomendasinya berikut.

  1. Webuzo

Sebenarnya control panel web hostingini tersedia dalam dua versi, yakni gratis dan berbayar. Seperti aplikasi pada umumnya, apabila menghendaki fitur dan layanan lebih banyak maka bisa memilih versi berbayar.

Namun, jika sudah puas dengan versi gratis juga tidak masalah. Webuzo merupakan salah satu produk besutan sortaculos yang cukup banyak dipakai oleh masyarakat. Webuzo juga mempunyai script auto install mirip dengan cPanel.

Kekurangan dari Webuzo ialah perlu menginstal semua fitur satu persatu. Jadi tidak segala fitur langsung dapat dipakai. Kemudian, tidak ada dukungan untuk dns cluster dan terakhir perlu upgrade ke versi berbayar apabila ingin mengakses fitur tertentu.

  1. VestaCP

Rekomendasi versi gratis selanjutnya ialah control panel web hostingVestaCP. VestaCP tergolong opensource yang akan membantu dalam menghosting dan mengelola website secara mudah.

Seperti aplikasi pada umumnya, VestaCP juga mempunyai kekurangan. Yakni admin tidak dapat jump langsung pada user. Kemudian, pertama kali melakukan install, umumnya akan terjadi error ketika menciptakan data.

  1. Kloxo/KloxoMR

Rekomendasi aplikasi tidak berbayar berikutnya ialah KloxoMR. KloxoMR merupakan bentuk lebih baru dari Kloxo. Aplikasi tanpa bayar ini cukup membantu dalam pengelolaan. Akan tetapi, terdapat sejumlah bugs yang mengganggu.

  1. Webmin

Webmin ini ditujukan untuk Unix yang mendukung pengaturan Apache, DNS, file sharing dan lainnya. Apabila tertarik untuk mencoba aplikasi tanpa bayar, bisa memilih Webmin. Sebab fiturnya juga termasuk menarik.

  1. EHCP

EHCP mempunyai basis opensource yang bisa dipakai untuk menciptakan akun ftp, akun email, sub domain dan lain sebagainya. EHCP ini dirancang memakai bahasa pemrogaman PHP dan bisa diakses tanpa perlu membayar.

Dalam menjalankan sebuah website, penting untuk memikirkan web hosting. Salah satunya ialah memakai control panel web hostingyang sesuai dan mempunyai sejumlah fitur penting.